ERPAS

Implementasi

Proses Implementasi

Penerapan ERPAS yang terarah dan bertahap

Implementasi ERPAS dimulai dari pemahaman proses sekolah, penentuan prioritas, konfigurasi sistem, pelatihan, dan evaluasi.

1

Analisis Kebutuhan

Memetakan organisasi, proses kerja, pengguna, permasalahan, data, dan kebutuhan prioritas.

2

Penentuan Modul

Menentukan modul yang digunakan pada tahap awal dan menyusun rencana pengembangan berikutnya.

3

Persiapan Data

Menyiapkan data organisasi, unit, pengguna, siswa, kelas, keuangan, dan data pendukung.

4

Konfigurasi Sistem

Mengatur struktur organisasi, periode, modul, peran, hak akses, dan parameter operasional.

5

Pelatihan Pengguna

Memberikan pelatihan kepada administrator, pimpinan, staf, guru, dan pengguna terkait.

6

Uji Coba

Menguji alur kerja, validasi data, hak akses, laporan, dan kesiapan operasional.

7

Go-Live

Mengaktifkan sistem untuk digunakan dalam kegiatan sekolah sehari-hari.

8

Pendampingan

Mengevaluasi penggunaan, membantu penyelesaian kendala, dan merencanakan pengembangan berikutnya.

 

Implementasi dapat dilakukan bertahap

Sekolah tidak harus mengaktifkan seluruh modul secara bersamaan. Implementasi dapat dimulai dari proses yang paling penting.

Tahap 1 — Fondasi Data
Organisasi, pengguna, siswa, kelas, dan tahun ajaran.
Tahap 2 — Operasional Utama
Akademik, keuangan, SDM, presensi, atau PPDB.
Tahap 3 — Pembelajaran dan Layanan
LMS, tryout, portal orang tua, komunikasi, dan laporan.

Persiapan dari pihak sekolah

Penanggung Jawab Internal

Menentukan tim atau administrator utama ERPAS.

Data Awal

Menyiapkan data organisasi, pengguna, siswa, dan kebutuhan modul.

Alur Kerja

Menjelaskan proses yang sedang berjalan dan target perbaikannya.

Komitmen Pengguna

Mendukung pelatihan, uji coba, evaluasi, dan penggunaan sistem.

Diskusikan rencana implementasi ERPAS

Kami membantu menyusun tahapan implementasi berdasarkan ukuran organisasi, modul prioritas, dan kesiapan data.

Jadwalkan Konsultasi